Ronny Pasla: Daya Juang Indonesia Kurang

Sabtu, 09 Oktober 2010

Liputan6.com, Jakarta: Mantan kiper tim nasional Ronny Pasla kecewa terhadap kekalahan telak tim nasional Indonesia atas tim nasional Uruguay dalam laga uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (8/10) malam. "Kita kurang fighting spirit (daya juang) dalam laga ini," katanya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (9/10).


Menurut Ronny, banyak yang perlu dievaluasi dari pertandingan melawan Uruguay yang merupakan empat besar dunia pada Piala Dunia 2010. Ronny memuji penampilan kiper Markus Haris Maulana yang mencoba menahan gempuran penyerang-penyerang Uruguay yang dimotori Luis Suarez.
"Banyak pelajaran yang harus diambil dari pertandingan persahabatan itu," kata pria kelahiran Medan, 15 April 1947 dan bertinggi badan 183 sentimeter itu.
Ronny Pasla dan kawan-kawan pernah mengalahkan Uruguay 2-1 di Jakarta pada 1974. Saat itu, Indonesia diperkuat pemain-pemain kenamaan, seperti Sutan Harhara, Ronny Pasla, Andjas Asmara, Abdul Kadir, dan Ronny Pattinasarany. Semalam, tim asuhan Alfred Riedl harus mengakui keunggulan Uruguay 1-7.
Tuan rumah sebetulnya unggul terlebih dulu lewat gol Boaz Salossa pada menit 17. Kemudian Uruguay langsung membalas lewat Edinson Cavani menit 35. Kemudian gol-gol Uruguay menjadi tak tertahankan.
Di babak kedua, penonton yang menyaksikan laga di Stadion GBK Jumat malam menyuarakan kekecewaannya dengan meminta Ketua Umum Nurdin Halid mundur dari jabatan.(ANT/SHA)

0 komentar: